Per4an | Media Online Informasi Perjalanan

https://www.per4an.com | CCTV Online Lalu Lintas, Info Mudik, Tips & Trick Perjalanan, Radar Pesawat Terbang & Kapal Laut, Agen Bus

Destinasi Yang Tidak Boleh Anda Lewatkan Di Yogyakarta

3 min read

Yogyakarta atau Jogjakarta telah populer di kalangan wisatawan sebagai pintu gerbang ke situs Warisan Dunia UNESCO seperti candi Borobudur dan Prambanan. Tapi ada lebih banyak yang bisa dilihat di bagian khusus Jawa ini selain candi. Sebagai satu-satunya wilayah yang masih diperintah oleh seorang sultan, monarki Yogyakarta memainkan peran utama dalam sejarah dan warisan budayanya yang penuh warna.

Jika Anda mengunjungi kota ini, berikut adalah tempat dan hal yang dapat dilakukan di Yogyakarta!

Wisata Borobudur

image from : unsplash.com

Kompleks Candi Borobudur merupakan kompleks candi Budha terbesar di dunia dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Salah satu atraksi yang paling banyak dikunjungi di Indonesia, dibangun pada abad ke-8. Sebuah keajaiban arsitektur Buddhis, kuil ini memiliki banyak platform yang ditumpuk di atas satu sama lain dan dibatasi oleh kubah megah yang menghadap ke sana. Candi ini juga dihiasi dengan ratusan panel relief dan beberapa patung Buddha dalam postur kontemplatif, yang sebagian besar masih utuh hingga saat ini. Candi itu sendiri hanya 45 menit dari kota metropolitan Yogyakarta yang berkembang pesat.

Baca Juga :   9 Cara Membuat Perjalanan Kereta yang Lama Jadi Lebih Nyaman

Kompleks candi memiliki tiga bangunan. Candi Borobudur utama dan dua candi yang lebih kecil, Candi Mendut dan Candi Pawon. Setelah pekerjaan restorasi ekstensif oleh UNESCO pada tahun 1973, itu digunakan lagi sebagai tempat ibadah. Panel dan relief di candi ini menceritakan berbagai kisah seperti kisah Pangeran Siddhartha dan kelahiran Buddha. Tur Matahari Terbit, di mana Anda dapat melihat kompleks candi Borobudur di bawah sinar matahari pagi, sangat populer.

Gua Jomblang

Gua Jomblang adalah bagian dari sistem gua yang meliputi seluruh Gunung Kidul. Tempat ini terbentuk sekitar seribu tahun yang lalu ketika tanah dan vegetasi di bawah permukaan runtuh. Sebuah lubang pembuangan dengan lebar sekitar 50m dan kedalaman hingga 80m telah terbentuk. Selama lebih dari 1000 tahun, hutan bawah tanah yang luar biasa telah membantu berakar, dibantu oleh “sinar langit”, jendela tiga jam sinar matahari setiap hari yang memasuki gua. , adalah gua vertikal dengan hutan yang ditumbuhi beragam vegetasi di atas tanah. Beberapa tanaman masih ada karena air dari Sungai Kalisti di dasar gua. Gua ini tidak hanya unik, tetapi juga memiliki sejarah yang digunakan sebagai tempat eksekusi bagi korban PKI dan tempat pembunuhan massal.

Tamansari (istana air)

image from : unsplash.comDigunakan oleh Sultan dan keluarga kerajaan untuk berbagai keperluan, Taman Sari, yang terletak di dekat Kraton (istana kerajaan di Yogyakarta), menjadi terkenal dengan kolam pemandian yang digunakan oleh Sultan dan puterinya. Di sini Sultan “berburu” untuk penaklukan berkaki duanya. Pengunjung juga terpesona dengan terowongan bawah tanah dan masjid.

Gunung Merapi

Gunung Merapi, juga dikenal sebagai Gunung Merapi, adalah gunung berapi aktif di Jawa Tengah dan sekitar Yogyakarta, Indonesia. Secara harfiah diterjemahkan, itu berarti “gunung api” dalam bahasa Jawa. Bahkan, terakhir meletus pada 2018 dan masih terlihat memuntahkan abu dan asap secara berkala.

Anehnya, bagaimanapun, penduduk desa masih tinggal di sisi itu. Gunung berapi telah diidentifikasi sebagai salah satu dari 16 Gunung Berapi Dekade, salah satu dari 16 layak studi. Disarankan untuk memeriksa cuaca dan kondisi saat ini sebelum trekking atau hiking ke lokasi ini.

Melihat Matahari Terbit ke Borobudur

Rasakan momen unik dengan menyaksikan matahari terbit dari Candi Borobudur. Akses ke halaman kuil tersedia dari pukul 04:00 hingga 15:30 dan kopi/teh dengan biskuit disediakan. Tur ini dapat dilakukan sendiri atau sebagai bagian dari paket operator tur.

Baca Juga :   Bagaimana Mengetahui Apakah Anda Seorang Wisatawan Atau Turis?

Sandboarding di Gumuk Pasir Parangkusumo

image from : unsplash.com

Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Yogyakarta juga memiliki gumuk pasir. Anda juga bisa bermain sandboarding di Gumuk Pasir Parangkusumo, bukit pasir ini berbentuk bulan sabit yang terbentuk akibat letusan Gunung Merapi.

Jika Anda belum pernah ke bukit pasir, sand boarding di Gumuk Pasir harus menjadi pengalaman yang luar biasa saat mengunjungi Yogyakarta. Setelah sandboarding, pergilah ke pantai terdekat, Pantai Parantritis dan Pantai Depok, untuk menyaksikan matahari terbenam atau menikmati aktivitas seperti ATV dan menunggang kuda.

Yogyakarta Bike Tour

Wisatawan dapat menikmati wisata sepeda yang tenang dan tidak terlalu ramai di sekitar Yogyakarta dan desa-desa sekitarnya. Tur sepeda biasanya dapat dilakukan sendiri atau dengan pemandu berbahasa Inggris, dan berhenti di pusat komunitas desa, kuil lokal, restoran yang menyajikan masakan tradisional untuk tamu, dan banyak lagi.

GabrielGiovany – UKDW 2018


About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *