Per4an | Media Online Informasi Perjalanan

https://www.per4an.com | CCTV Online Lalu Lintas, Info Mudik, Tips & Trick Perjalanan, Radar Pesawat Terbang & Kapal Laut, Agen Bus

Tips untuk Wisatawan Introvert

3 min read

image from : unsplash.com

Pengalaman perjalanan sering diungkapkan melalui percakapan yang panjang dan bermakna dengan penduduk setempat dan mengumpulkan pengalaman. Mungkin banyak wisatawan introvert bertanya-tanya apakah mereka hanya berjalan-jalan dan mengamati segala sesuatu tanpa benar-benar berinteraksi dengan orang-orang yang tinggal di sana.

Dalam beberapa tahun terakhir, telah terjadi lonjakan penelitian tentang introversi dan ekstroversi, membentuk kembali banyak asumsi tentang tipe kepribadian ini. Teori terbaru menunjukkan bahwa introvert mungkin lebih terbiasa dengan lingkungan mereka daripada ekstrovert, sehingga mereka perlu menyerap dan memproses lebih banyak informasi.

Ini tidak berarti bahwa introvert tidak berbicara dengan siapa pun atau ekstrovert ceroboh. Jadi jika Anda seorang introvert, jangan mencoba untuk melawannya. Ada banyak cara untuk meningkatkan pengalaman perjalanan Anda tanpa menyerah pada apa yang tidak sesuai dengan Anda. Di bawah ini adalah beberapa skenario di mana introvert dapat bermain dengan kekuatan mereka, dan beberapa yang dapat digunakan untuk menenangkan kecenderungan introvert tanpa mengorbankan banyak sekali kesempatan untuk kontak dengan manusia saat bepergian.

Pilihan Untuk Introvert Di Dunia Ekstrovert

Ada Banyak cara introvert untuk menjelajahi dunia ekstrovert tanpa terlihat berusaha untuk bertemu orang atau mengalami hidup.

Baca Juga :   Tips Kebersihan Perjalanan: Tetap Segar di Perjalanan

Misalnya, terlepas dari reputasinya sebagai olahraga untuk anak-anak yang keren dan pengunjung yang suka berpesta, olahraga seperti selancar sebenarnya dapat memberikan tempat yang aman bagi para introvert. Mendayung ke laut di atas papan, mengintai tempat yang tidak ramai di barisan, mengendarai ombak sendirian ke pantai, dan mendayung sendirian lagi terdengar seperti pelarian impian seorang introvert. Tentu saja, para peselancar mengobrol dalam barisan, dan akan ada banyak kesempatan untuk mengobrol tentang selancar dan berteman di pantai atau saat happy hour setelah matahari terbenam.

Traveling memiliki banyak pilihan seperti ini dan Anda bisa ‘sendirian’ dengan banyak orang. Misalnya, mengunjungi gereja atau memakai headphone untuk tur audio museum. Ini memungkinkan Anda untuk menemukan saat-saat tenang, bahkan ketika Anda terus-menerus terlibat dengan dunia.

Skenario On And Off

Seperti disebutkan di atas, banyak introvert akan menjadi sangat ekstrovert selama gejolak, tetapi perlu waktu untuk mengumpulkan sumber daya kembali untuk pengalaman sosial berikutnya. Ini bekerja sangat baik saat bepergian. Ini dapat bekerja dengan sangat baik saat bepergian misalnya, jika Anda sedang dalam perjalanan ski, Anda mungkin naik lift dengan orang asing dan mengobrol sepanjang perjalanan ke atas bukit, tetapi ketika Anda mencapai puncak, Anda berdua akan mengenakan kacamata ski, dan Anda akan sendirian lagi di jalan.

Bagi banyak introvert, ini adalah skenario yang sempurna. Interaksi relatif singkat, berlangsung dalam jumlah orang terbatas, dan sebagian besar memiliki akhir yang jelas dan dapat diprediksi.

Taktik Lain Untuk Introvert

Selain strategi di atas, ada beberapa taktik khusus dan mudah digunakan untuk introvert yang membutuhkan cukup waktu sendiri untuk menyelesaikan perjalanan mereka.

  • Pergi Ke Suatu Tempat Yang Tenang.

Selingan di taman, gereja, atau tempat ‘tenang’ lainnya dapat membuat perbedaan besar sambil tetap memenuhi keinginan untuk melihat-lihat.

  • Pesan Layanan Kamar.

Memesan layanan kamar dalam banyak situasi seperti menghemat waktu, bekerja di kamar sambil menunggu makanan, menulis kartu pos, dll. Ini bisa menjadi waktu istirahat yang benar-benar penting bagi Anda.

  • Bangun Pagi

Bangun sebelum pelancong lain adalah cara yang bagus untuk mencuri waktu sendirian tanpa diketahui atau dengan mengorbankan orang lain.

  • Gunakan Headphone.

Mengenakan headphone cukup dapat diterima secara sosial akhir-akhir ini. Anda dapat berhenti berbicara dengan orang hanya dengan mencolokkan headphone.

  • Mendaftar Untuk Tur Jalan Kaki.
Baca Juga :   Destinasi Wisata Di Bandung Yang Wajib Dikunjungi Saat Traveling

Jika Anda merasa kesepian dalam introspeksi Anda, mendaftar ke museum atau tur kota yang dipandu dapat memberikan kesendirian. Biasanya tidak ada banyak tekanan untuk berbicara, tetapi Anda dapat melakukan interaksi kelompok kecil yang membantu Anda menjalin ikatan dengan orang lain.

  • Jangan Membuat Rencana Berlebihan.

Setelah Anda merencanakan hari Anda hingga ke detail terakhir, tidak ada waktu untuk mengatur ulang.

  • Temukan Tempat Favorit Anda.

Pergi ke kedai kopi yang sama setiap sore selama Anda tinggal memungkinkan Anda membentuk apa yang disebut hubungan masyarakat “lemah” tanpa berinteraksi secara aktif dengan penduduk setempat. Seiring waktu, ini menjadi lebih kuat dan akhirnya Anda dapat berteman dengan cara ini.

  • Jika Anda Merasakan Dorongan Untuk Hang Out Dan Berbicara, Lakukanlah.

Ingatlah bahwa introvert tidak selalu introvert. Jika Anda merasa nyaman bersosialisasi, bergabunglah dalam kelompok atau komunitas itu.

  • Menjalankan tugas.

Jika Anda merasa terjebak dan ingin keluar sendiri, sibukkan diri Anda dengan mengirimkan kartu pos, mengambil makanan, atau menawarkan untuk menjalankan tugas lain.

 

GabrielGiovany – UKDW 2018


About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *