Per4an | Media Online Informasi Perjalanan

https://www.per4an.com | CCTV Online Lalu Lintas, Info Mudik, Tips & Trick Perjalanan, Radar Pesawat Terbang & Kapal Laut, Agen Bus

10 Tips untuk Travelling menggunakan Transportasi Udara Bersama Bayi

4 min read

Terbang dengan bayi adalah salah satu tantangan awal mengasuh anak yang paling menakutkan, terutama selama liburan musim panas. Orang tua tidak hanya harus mengatasi tekanan perjalanan udara, penundaan penerbangan, antrean yang panjang dan belum lagi bagasi yang banyak, tetapi mereka juga harus melakukannya bersama manusia kecil yang bahkan belum bisa berjalan. Tetapi dengan beberapa panduan penting dan tips , terbang dengan bayi ternyata bisa diatur. Tentu, bepergian dengan bayi bisa menjadi mimpi buruk, tetapi itu tidak harus terjadi jika Anda merencanakan perjalanan dengan baik.

Untuk membantu Anda masuk ke dalam pola pikir yang tepat itu, berikut beberapa tips terbaik untuk melakukan penerbangan dengan bayi di bawah 12 bulan :

  1. Pesan Terlebih Dahulu

Jika Anda bepergian jarak jauh dengan bayi, cobalah memesan kursi sekat dengan keranjang bayi. Pada penerbangan internasional, Anda dapat memesan tiket bayi jika anak digendong di pangkuan Anda, tetapi Anda harus memesan tiket anak jika ingin mereka memiliki tempat duduk sendiri.

  1. Berkemas dengan Bijak

Saat mengemas tas Anda untuk penerbangan, hal utama yang perlu dipertimbangkan adalah akses yang mudah. Pastikan untuk mengisi barang bawaan Anda dengan popok, tisu, beberapa set pakaian baru dan semua susu formula, botol, boneka dan makanan ringan yang Anda butuhkan selama perjalanan Anda, ditambah sedikit tambahan jika terjadi keterlambatan.

Baca Juga :   Travel Tips dan Trik : Ke Jepang ala Backpacker (Bagian 1)

Atur tas kabin Anda dengan cara yang memungkinkan akses mudah ke apa pun yang mungkin Anda perlukan di tengah penerbangan. Tips cerdas adalah mengemas setiap popok satu per satu ke dalam kantong khusus popok sehingga Anda tidak perlu mengobrak-abrik tas Anda.

Untuk bayi yang lebih besar, bawalah beberapa mainan favorit atau perangkat yang berisi penuh dengan banyak acara yang dapat ditonton tanpa Wi-Fi. Permainan atau buku yang tenang dan interaktif juga merupakan ide bagus.

  1. Pergi ke Bandara Lebih Awal Saat Terbang Dengan Bayi

Beberapa orang tua menolak kedatangan di bandara terlalu dini karena mengkhawatirkan bayi akan rewel dan perlu dihibur untuk waktu yang lebih lama. Terbang dengan bayi membutuhkan waktu yang jauh lebih lama daripada bepergian sendiri. Katika Anda tiba 90 menit hingga dua jam sebelum penerbangan Anda tidak perlu khawatir berapa lama antrean untuk check-in dan tidak akan berkeringat karena ketinggalan penerbangan. Lebih baik lagi, ini memberi Anda banyak waktu luang untuk sekedar memesan makan siang, memberi makan bayi, membeli buku yang bisa Anda baca ketika masuk ke dalam terminal.

  1. Permudah Akses ke Gerbang

Untuk menuju gerbang di bandara sering menimbukan stres ketika akan terbang dengan bayi. Mulai dari naik bus atau kereta api ke bandara, hingga menemukan tempat parkir jangka panjang atau mengatur transfer yang memiliki kursi bayi, sampai di gerbang dengan selamat bisa menjadi tantangan. Untuk alasan ini, pastikan untuk memberi diri Anda waktu ekstra.

Kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar maskapai penerbangan tidak mengenakan biaya tambahan bagasi untuk perlengkapan bayi dan akan membiarkan Anda membawa kereta bayi Anda langsung ke pintu gerbang. Mereka akan menandainya dan membiarkan Anda membawanya sebagai barang bawaan jika cukup ringkas, atau memuatnya ke ruang kargo untuk diambil saat Anda tiba di tempat tujuan. Beberapa maskapai penerbangan juga menawarkan kereta bayi pinjaman untuk digunakan di bandara.

5 . Prioritas Naik

Orang yang bepergian dengan bayi dan balita umumnya memiliki prioritas boarding. Jika Anda bepergian dengan pasangan, biarkan mereka naik terlebih dahulu dengan barang bawaan.

  1. Apa yang Perlu Diketahui dalam Penerbangan

Bayi yang belum bisa berjalan sangat mudah diajak bepergian,  Anda dapat meletakkannya di pangkuan Anda atau di keranjang bayi. Mereka mungkin menangis saat lepas landas dan mendarat karena perubahan tekanan menyakiti telinga mereka.

Pada beberapa maskapai penerbangan terdapat meja ganti yang terletak di beberapa kamar mandi dan meskipun tidak ada tempat khusus untuk menyusui secara pribadi, namun mudah untuk menutupi bahu Anda dengan selimut. Jika bayi Anda diberi susu formula, pastikan untuk meminta air matang dari staf maskapai jauh sebelum Anda membutuhkannya sehingga ada waktu untuk mendinginkannya.

  1. Cek Kesehatan sebelum Berangkat
Baca Juga :   Trekking Melihat Nyala Biru Di Kawah Ijen

Bawa anak Anda ke dokter untuk pemeriksaan kesehatan lengkap sebelum Anda terbang – Anda harus siap menghadapi keadaan darurat dalam penerbangan. Paling tidak, bawa parasetamol bayi, obat tetes hidung, betadine, minyak kayu putih dan termometer, karena tidak ada ahli kimia di atas pesawat.

  1. Pakaian Berlapis

Sebaiknya pakaikan bayi Anda pakaian berlapis, karena suhu kabin dapat bervariasi. Bawalah pakaian ganti untuk mereka, dan diri Anda sendiri.

  1. Banyak Minum Air Putih

Terbang bisa sangat membuat dehidrasi dan bayi Anda mungkin ingin menyusu lebih sering, jadi penting bagi ibu untuk tetap terhidrasi.

  1. Bawa Mainan

Bawalah mainan pada saat penerbangan atau Sebelum penerbangan Anda beli mainan yang Anda tidak keberatan kehilangan atau tidak sengaja meninggalkannya di pesawat. Setiap kali anak Anda gelisah selama penerbangan, berikan mainan mereka. Biarkan mereka bermain dengan kertas, atau mainan yang anda bawa.

 

Gabriel – UKDW 2018


About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *